![]() |
| Selebrasi Khas CR7 (dok. realmadrid.com) |
Performa CR7 ( julukan untuk Cristiano Ronaldo) memang sedang mendapat sorotan tajam seiring dengan penampilan buruknya diawal musim hingga paruh musim kompetisi 2017/2018 La Liga Spanyol. Performanya relatif belum kunjung membaik dan masih terkesan jauh dari ekspektasi dan harapan. Begitu juga dengan Real Madrid dimana klub yang dibelanya menjadi cerminan performa dari CR7 itu sendiri. Mungkin tidak berlebihan juga jika saya menganalogikan, baiknya performa CR7 akan menjadi baik pula Real Madrid selaku klub di ajang kompetisi La Liga Spanyol dimana CR7 merumput saat ini.
Kegagalan dan hasil yang kurang impresif Real Madrid
serasa berjalan terus, seiring terdepaknya Real Madrid diajang kompetisi Copa
Del Rey Spanyol musim ini. Real Madrid harus tersisih dibabak perempat final,
takluk oleh Leganes team yang tidak terlalu diunggulkan dengan agregat (2-2)
tersisih karena gol away leganes yang lebih besar. Real Madrid kalah 1-2 oleh
Leganes leg ke-2 di Stadium Santiago Bernabeu yang harus nya mencetak gol besar
saat itu.
Copa Del Rey leg ke-2 yang merupakan penentu, sang
pelatih tidak menurunkan CR7 dan hanya memainkan team kelas “B” nya. Sungguh
disayangkan memang, selaku fans saya sangat kecewa dan mungkin disinilah
kecerobohan paling fatal yang dilakukan oleh sang pelatih. Mengingat peluang
Real Madrid untuk memenangi kompetisi diajang ini masih sangat terbuka lebar,
singkat cerita Zinedine Zidane terkesan meremehkan team lawan dan salah strategi.
Permainan Real Madrid mungkin tidak terlalu buruk, namun
yang sangat disayangkan adalah penampilan defender-defender mereka yang kurang
solid, terkesan rapuh dan kurang bisa membaca serta mengantisipasi counter
attack dari team lawan yang sering membuat bobol gawang mereka sendiri. Catatan
penting dan pekerjaan rumah bagi sang pelatih untuk lebih memperhatikan
kualitas defendernya menurut saya.
Sang pelatih Zinedine Zidane pun mulai memberikan warning
kepada sang megabintang (CR7) atas buruknya penampilan dia dikompetisi musim
ini. Hal ini nampak sekali saat Real Madrid melakoni laga tandangnya kontra
Levante yang berakhir seri 2-2 di stadium Ciutat de Valencia yang merupakan
markas Levante (Minggu, 4 Pebruari 2018). Dipertandingan tersebut CR7 sempat
disubtitusi pada menit ke 80 dan digantikan oleh Asensio, mengingat sebelum-sebelumnya
Cristiano Ronado selalu bermain penuh disetiap pertandingannya 2x45 (waktu
normal ). Saya pikir ini juga serasa lecutan bagi dia mengenai performa dan
penampilannya.
Sekalipun didua laga La Liga sebelumnya Real Madrid
memetik kemenangan yang lumayan besar kontra Deportivo Lacorunya dengan skor
telak 7-1 dan memetik kemenangan 1-4 kontra Valencia di staium Mestalla
Valencia. Karena memang itu semua belumlah cukup untuk mengamankan posisi
mereka dizona aman Liga Champion yang senantiasa ditakutkan Villareal bisa
menguntit dari belakang karena memang keterselisihan point mereka relatif
tipis.
Badai Pasti
Berlalu
![]() |
| Hattrick CR7 Kontra Real Cociedad (dok. Reuters) |
Dalam dunia sepak bola memang adakalanya tidak bisa
ditebak. Performa bisa menjadi naik dan bisa juga menjadi turun, semua
tergantung dari persiapan dan proses pelatihan yang dilakukan. CR7 bintang
besar dan masih memiliki kans untuk menjaga performa dan penampilannya beberapa
musim kedepan.
Dan itu ia buktikan!. Akhirnya CR7 ‘membayar” semua,
menunjukkan performa dia sebagaimana sebelumnya sebagai “mesin gol” team Real
Madrid dengan mencetak Hat Trick dijornada ke-23 kontra Real Sociedad di
Stadium Santiago Bernabeu ( Minggu, 11/2) dengan skor telak 5-2.
Pertandingan baru kick off dan belum berjalan 1 menit (47
detik), CR7 berhasil memberikan asist cantiek kepada Lucas Vasquez dan disambut
dengan sempurna sehingga langsung merobek gawang lawan. Serasa sock terapi
diawal menit pertandingan dan sebagai spot jantung team lawan dengan gol yang
sangat awal.
CR7 dan team tidak berhenti sampai disitu, tekanan demi
tekanan terus dilakukan dengan impresif dan mendominasi dari menit pertama di
Santiago Bernabeu. Hingga turun minum Real Madrid sudah menggungguli permainan
dengan skor 4-0 ( L. Vasquez 1’, C. Ronaldo 27’, 37’, T. Kroos 34’).
Babak kedua Real Madrid sedikit menurunkan tempo
permainan hingga team lawan sempat mencuri 2 gol (J. Bautista 74’ dan A. Illaramendi
83’). Namun Real Madrid pun sempat menambah satu golnya oleh C. Ronaldo dimenit
ke-80. Dengan begitu CR7 melengkapi dua gol sebelumnya menjadi hattrick. Its
amazing, #HalaMadrid, luar biasa!. Akhirnya moment yang ditunggu-tunggu itu
datang juga. CR7 berhasil menciptakan hattrick pertamanya dimusim kompetisi
2017/2018 dengan total torehan 11 gol di La Liga Spanyol.
Dengan hasil tersebut Real Mardrid mengusung tiga point
penuh dilaga home kontra Real Sociedad dan mengoleksi 42 point sejauh ini, naik
satu peringkat, keperingkat 3 hasil perolehan sementara La Liga Spanyol dibawah
Atletico Madrid dan selisih 17 point dari sang pemuncak klasemen Barcelona
dengan torehan 59 point (pukul 00:00, 12/2).
Hasil torehan manis ini bisa menjadi modal yang sangat berarti
saat Real Madrid “menjamu” PSG nanti di Santiago Bernabeu dalam lanjutan Liga
Champion babak 16 besar dileg pertamanya.
Liga Champions
to Champion
![]() |
| Klasemen La Liga Jordana 23 (dok. Reuters) |
Mengingat Real Madrid tertinggal begitu jauh dengan sang
pemuncak klasemen Barcelona di La Liga, oleh karena itu Real Madrid harus
berjuang habis-habisan dikanca kompetisi Liga Champions musim ini jika tidak
ingin pulang tanpa gelar satupun dikompetisi musim 2017/2018 kali ini. Terkesan
ironis memang, mengingat Real Madrid musim lalu berasa begitu superior dengan
berbagai torehan gelar, total 5 gelar diajang kompetisi bola musim lalu.
Jika boleh berpendapat, hasil buruk kompetisi musim ini diawali
dari konsekuensi disiplin yang dijatukan kepada sang mega bintang, CR7, yaitu
larangan pertaningan sebanyak 5 pertandingan saat CR7 mendapat akumulasi kartu
merah karena mendorong wasit difinal Piala Raja Spanyol kontra Barcelona musim
lalu.
Peluang Real Madrid kini tinggal bergantung pada mempertaruhkan
posisi aman zona Liga Champions di La Liga untuk musim depan dan meraih kembali
untuk mempertahankan gelar trophy Liga Champions pada musim ini, dengan torehan
gelar Liga Champions yang ke-13.
Dengan begitu Real Madrid serasa kehilangan “keseimbangan”
dan unsur ‘luck’ nya serasa menghilang. Mengingat bintang utama mereka harus
istirahat hanya sebagai penonton ditambah pula trio BBC (Bale, Benzema dan
Cristiano) tidak bisa turun bersama bermain dalam satu pertandingan. Lantaran
seringnya Garet Bale harus diistirahatkan karena cedera yang membekapnya cukup
lama.
Selebrasi Masih
Berlanjut
![]() |
| Gol CR7 Kontra Real Cociedad (dok. realmadrid.com) |
Dengan penampilannya yang khas, CR7 kembali berhasil
menunjukkan kelasnya dan sekaligus mengobati kerinduan para suporter dan fans
setianya dipublik sendiri, distadium kebanggan, Santiago Bernabeu. CR7 its
back!. Performa bagus, penampilan brilian yang dimiliki serasa keluar semua.
Inilah CR7 yang sesungguhnya, CR7 yang sebenarnya. #HalaMadrid
Selebrasi gol CR7 yang dulu selalu ada dan khas itu
akhirnya nampak juga, akhirnya saya dapati lagi. Berasa terbayar ‘dahaga’
selaku fans yang senantiasa membela, mendukung dan senantiasa menyaksikan
pertandinganmu, walaupun bukan di Santiago Bernabeu, Madrid, Spanyol melainkan
dilayar kaca televisi. Terkaang kita atau saya harus rela streaming karena
siaran teevisi lokal tidak menayangkannya secara langsung. Itulah Madridista.
#HalaMadrid
CR7 kamu telah kembali, yup!. Saya selaku fans setia
sangat senang sekali akan penampilanmu. Terima kasih sudah memberikan tontonan
yang luar biasa. Performamu masih ada, sekalipun usiamu sudah tidak muda lagi
untuk ukuran seorang pesepak bola. Baru sekitaran seminggu menginjak diusia 33
tahun. Tapi determinasi seorang CR7 masih berlanjut hingga beberapa musim
kedepan lagi, hingga pencapaian 7 Ballon d’ or for CR7. #HalaMadrid
#HalaMadrid



